Penulis : Siti Novita Pohontu
Raden Ajeng Kartini atau biasa di kenal dengan nama R.A Kartini adalah salah satu pahlawan nasional wanita Indonesia dan tokoh emansipasi wanita. Beliau di kenal dengan pemikirannya tentang persamaan hak antara wanita dan pria yang tertuang dalam bukunya yang paling terkenal yaitu "habis gelap terbitlah terang", yang merupakan kumpulan surat-surat yang di kirimkannya kepada salah seorang sahabatnya di Belanda yang kemudian di bukukan. Kartini selalu menjadi simbol perjuangan kaum perempuan Indonesia di masa kini.
Perjuangan kartini muda dalam memperjuangkan hak-hak wanita jawa di masa tradisi feodalism jawa adalah perjuangan dalam menegakkan hak asasi manusia. Di mana perempuan di masa itu memiliki keterbatasan dalam berekspresi dan mengekspresikan diri, bahkan untuk sekedar sekolah dan menuntut ilmu perempuan di batasi. Kartini hadir sebagai pembeda di zamannya, mendobrak stigma masyarakat saat itu yang membatasi tugas wanita di dalam rumah saja.
Pada akhirnya perjuangan Kartini tidak sia-sia. Perempuan Indonesia di era millenial saat ini adalah penikmat hasil perjuangan dari seorang ibu RA Kartini. Kartini adalah sosok ibu bangsa yang patut di teladani pemikirannya yang mampu melawan tradisi yang membatasi perempuan-perempuan di masanya. Tidak menyerah pada keadaan yang di anggap salah adalah ciri dari pemikiran kartini.
Mereka yang marah pada kebijakan yang merugikan kaum wanita, protes pada kebijakan yang membatasi hak dan kewajiban kaum wanita, mengekspresikan diri lewat karya, adalah tanda bahwa perjuangan Kartini tidak sia-sia.

Post a Comment for "Memaknai R.A Kartini : Pemikiran dan Perjuangannya"