Penulis : Fidia Yahya Fataruba
Tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Kota Surabaya pada hari Minggu 13 Mei 2018 di tiga titik rumah ibadah menjadi ujian tersendiri. Ini merupakan salah satu virus adudomba.
Hal itu, sontak memancing semangat solidaritas atas payung rasa Nasionalis. Karena Pada saat ini kawan-kawan hari senin (14/05) malam semua bendera berkibar melakukan aksi soridaritas lintas agama untuk kebenaran, kami mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat jadi jangan pernah membungkam.
Kawan-kawan mari kami rapatkan barisan agar melawan, dan membenarkan yang salah jika engkau mahasiswa dan kau tau apa tugasnya mahasiswa jangan menjadi mahasiswa yang apatis terhadap sesuatu kawan-kawan.
Mereka yang ada di Surabaya sekarang membutuhkan kami maka mari kawan-kawan, mari rapatkan barisan tidak ada perbedaan diantara kami merekapun orang Indonesia maka mereka merasa sakit, jangan kami hanya duduk diam tak peduli dengan saudara-saudari kami sekarang kami harus mendesak pemerintah agar secepatnya mengeluarkan UU mengenai terorisme agar akar-akar Terorisme segera di bungkam, dan bila perlu dihukum mati.
Kami tidak takut teroris.
NKRI harga mati
Pancasilah adalah kami

Post a Comment for "Kami Melawan dan Membenarkan Kebenaran"