![]() |
| ilustrasi (Foto:ist) |
1.
Akhir Tahun: Titik akhir dari periode
laporan keuangan tahunan
2.
Akrual: Pengeluaran yang terjadi dalam
satu periode yang belum dibayar atau dibuat fakturnya. Kebalikan dari
pembayaran di muka.
3.
Akun: Laporan transaksi keuangan,
dapat dicatat dalam buku atau ke dalam komputer
4.
Akuntansi Dana: Digunakan untuk
mengetahui pengeluaran yang dilakukan proyek apakah sesuai dengan tujuan
mula-mula yang sudah ditentukan.
5.
Akuntansi Keuangan: Pencatatan,
pengklasifikasian dan pemilahan data keuangan historis yang akan menghasilkan
laporan keuangan bagi pihak eksternal organisasi.
6.
Akuntansi Manajemen: Ketentuan
informasi keuangan untuk manajemen demi kepentingan perencanaan, pengambilan
keputusan, dan pengawasan serta pengaturan.
7.
Aliran Dana/Arus Kas:
Perbedaan/selisih antara jumlah uang/kas yang masuk dan jumlah uang/kas yang
keluar dalam satu periode.
8.
Anggaran: Jumlah uang yang organisasi
rancangkan akan diterima dan dibelanjakan untuk hal tertentu dalam satu periode.
9.
Anggaran dari Nol: Metode dalam
mempersiapkan anggaran yang dimulai dari nol, dengan mempertimbangkan setiap
area biaya dari awal.
10. Aset:
Semua barang yang dimiliki atau klaim terhadap barang lain yang yang memikiki
nilai/harga bagi organisasi. Lihat Aset tak bergerak dan Aset lancar.
11. Aset
Lancar: Kas dan asset lain yang dapat dirubah menjadi kas dalam jangka
pendek – contohnya piutang. Aset-aset in, secara teori, dapat dicairkan menjadi
kas dalam 1 tahun.
12. Aset
Lancar Bersih: Dana yang tersedia untuk menjalankan operasi harian
organisasi. Biasanya didapat dari asset lancar dikurangi kewajiban lancar.
Dikenal juga dengan istilah ‘working capital’ Modal Kerja.
13. Aset
tak Bergerak: Item (seperti perlengkapan, kendaraan atau bangunan)
yang dimiliki oleh organisasi yang memiliki nilai moneter untuk jangka waktu
lebih dari 1 tahun. Sering disebut sebagai Aset Berwujud.
14. Audit:
Pemeriksaan laporan tahunan oleh pihak independen (auditor)
15. Bagan
Akun: Daftar dari semua kode akun dan kode pos biaya yang digunakan
dalam sistem akuntansi organisasi.
16. Biaya
Langsung: Biaya yang dapat dialokasikan secara khusus untuk sebuah
kegiatan, departemen atau proyek.
17. Biaya
Tidak Langsung: Biaya yang tidak dapat secara langsung dialokasikan
dalam kegiatan, departemen atau proyek dan dana ini bersifat umum.
18. Buku
Bank: Daftar yang berisi catatan semua transaksi yang dilakukan
melalui rekening bank. Dikenal juga sebagai Buku Tunai atau Buku Analisa Tunai
19. Buku
Besar Nominal: Berisi ‘halaman’ dari setiap akun nominal dan mencatat
implikasi dari transaksi keuangan organisasi yang terjadi.
20. Buku
Petty Cash: Daftar petty cash yang digunakan tiap harinya.
21. Burn
Rate: Jumlah dana atau anggaran belanja yang telah digunakan sejauhi
ini, dan dinyatakan di dalam satuan persen. Dikenal juga dengan nama Rasio
Penggunaan.
22. Daftar
Aset: Daftar yang berisi aset tak bergerak organisasi, biasanya
tercantum detil dari harga, nomor seri, lokasi, tanggal pembelian, dll.
23. Dana
Akumulasi: Uang yang organisasi akumulasi dari tahun ke tahun karena
hasil pendapatan tidak semuanya habis dibelanjakan. Termasuk didalamnya
perkiraan nilai dari semua aset tak bergerak saat ini.
24. Dana
Bebas: Dana yang digunakan untuk tujuan umum dari organisasi,
25. Dana
Modal: Dana akumulasi dan simpanan yang tersimpan dalam bentuk
perlengkapan dan properti
26. Dana
Terikat: Dana pendapatan yang memilki persyaratan yang mengikat
tentang bagaimana dana itu digunakan, dan biasanya memiliki persyaratan untuk
membuat laporan balik kepada pendonor mengenai penggunaanya.
27. Dana
Umum: Dana bebas yang tidak dikhususkan dan biasanya digunakan untuk
tujuan umum organisasi. Sering disebut sebagai Simpanan.
28. Dana
Yang Sudah Dikhususkan: Dana bebas yang diakumulasikan dari waktu ke
waktu dan digunakan untuk tujuan khusus oleh dewan Kehormatan.
29. Debitor:
Semua pihak yang berhutang pada organisasi
30. Depresiasi:
Sejumlah/proporsi nilai dari nilai awal sebuah aset tak bergerak untuk
dibebankan sebagai pengeluaran organisasi dalam laporan Pendapatan &
Pengeluaran.
31. Donasi
Non-Uang: Dana atau kontribusi untuk satu proyek dalam bentuk barang
atau jasa, dan bukan uang.
32. Imprest:
Semacam ‘float’ uang, yang jumlahnya sudah ditentukan, yang akan di’suntik’
lagi sebesar jumlah uang yang telah dibelanjakan, untuk mengembalikannya ke
jumlah mula-mula.
33. Jejak
Audit: Kemampuan untuk mengikuti semua jalur transaksi yang dilaporkan
melalui sistem akuntansi organisasi.
34. Kewajiban:
Sejumlah dana yang menjadi hutang organisasi, termasuk didalamnya dana yang
diterima di muka, pinjaman, akrual dan faktur/tagihan yang belum dibayar.
35. Kewajiban
Lancar: sumber keuangan jangka pendek (dari penyedia barang, bank)
yang harus dibayar dalam waktu 12 bulan ke depan.
36. Kode
Akun: Sistem penomoran yang digunakan untuk menggambarkan dan memilah
berbagai macam tipe transaksi keuangan, dikelompokkan berdasar aset, hutang,
pendapatan dan pengeluaran.
37. Kreditor:
Semua pihak yang memberi hutang pada organisasi
38. Laporan
Pendapatan dan Pengeluaran: Meringkas transaksi pendapatan dan
pengeluaran dalam satu periode, melakukan penyesuaian untuk transaksi yang belum
selesai atau transaksi yang terjadi di periode akuntansi yang berbeda.
39. Laporan
Penerimaandan Pembayaran: Ringkasan dari buku kas untuk periode
tertentu yang memiliki saldo awal dan akhir
40. Laporan
Pengecualian: Laporan naratif pendek yang menjelaskan variansi
signifikan dan/atau hal-hal yang perlu perhatian khusus dan dilampirkan dalam
laporan manajemen.
41. Likuiditas:
Tingkatan kas dan aset yang dapat dicairkan segera dibandingkan dengan
kebutuhan uang yang ada, contohnya untuk membayar tagihan

Post a Comment for "Istilah - Istitah Keuangan"