zmedia

Sosiologi Industri : Study Kasus Agribisnis Kelapa

ilustrasi

Penulis : Suparman Soleman

B.)  Jelaskan Pengertian Agrobisnis ?

Makna berkelanjutan (Sustainable) yang didampingi kata agroindustri tersebut, maka pembangunan agroindustri yang berkelanjutan (Sustainable agroindustrial development) adalah pembangunan agroindustri yang mendasarkan diri pada konsep berkelanjutan, dimana agroindustri yang dimaksudkan dibangun dan dikembangkan dengan memperhatikan aspek-aspek manajemen dan konservasi sumber daya alam. Semua teknologi yang digunakan serta kelembagaan yang terlibat dalam proses pembangunan tersebut diarahkan untuk memenuhi kepentingan manusia masa sekarang maupun masa mendatang. Jadi teknologi yang digunakan sesuai dengan daya dukung sumber daya alam, tidak ada degradasi lingkungan, secara ekonomi menguntungkan dan secara sosial diterima oleh masyarakat (Soekartawi 1998, FAO, 1989, Sajise, 1996 ). Dari definisi ini ada beberapa ciri dari agroindustri yang berkelanjutan, yaitu pertama produktivitas dan keuntungan dapat dipertahankan atau ditingkatkan dalam waktu yang relatif lama sehingga memenuhi kebutuhan manusia pada masa sekarang atau masa mendatang. Kedua, sumber daya alam khususnya sumber daya pertanian yang menghasilkan bahan baku agroindustri dapat dipelihara dengan baik dan bahkan terus ditingkatkan karena berkelanjutan kerajinan tersebut sangat tergantung dari tersedianya bahan baku. Ketiga, dampak negatif dari adanya pemanfatan sumber daya alam dan adanya kerajinan dapat diminimalkan (Soekartawi, 2001).


Kemajuan ilmu dan teknologi yang mempengaruhi corak berpikir produsen, konsumen dan pelaku pembangunan pertanian dengan memperhatikan pada empat aspek seperti yang disebutkan diatas, yaitu:
1) Pemanfaatan sumber daya dengan tanpa merusak lingkungannya .
2) Pemanfatan teknologi yang senantiasa berubah.
3) Pemanfaatan institusi (kelembagaan) yang saling menguntungkan dan
4) Pemanfaatan budaya (cultural endowment) untuk keberhasilan pembangunan pertanian (Soekartawi, 2005).

Keempat aspek inilah yang banyak menentukan keberhasilan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.



C.) Jelaskan pengertian Agribisnis ?
Definisi agribisnis yang dijumpai dalam buku-buku teks berbeda-beda, meskipun pokok-pokoknya sama. Hampir setiap penulis buku mengemukakan definisinya tentang agribisnis, namun dalam pengamatan kami, esensinya sama, perbedaan hanya dalam versi mengungkapkan. Berikut ini dikemukakan definisi agribisnis dari beberapa penulis yang dianggap mewakili untuk kepentingan-kepentingan formal.
1)    Taylor (1993): agribisnis sebagai mencakup semua aktivitas produksi, pengolahan, dan pemasaran produk-produk pertanian dan perikanan. Di dalamnya terkait pula produksi input, penyediaan jasa-jasa, dan distribusi produk dari usahatani hingga ke konsumen.
2)    Definisi oleh Downey dan Trocke (1981), lebih sederhana: agribisnis terdiri atas tiga sektor yang secara ekonomi berhubungan secara interdependensi. Ketiganya adalah sektor input, sektor usahatani, dan sektor produk.
3)    Timka dan Birkenholz (1984): agribisnis adalah semua usaha yang berorientasi profit (profit-motivated activities) yang meliputi penyediaan input pertanian, pengolahan, pemasaran, transportasi, dan distribusi produk pertanian ke konsumen.
4)    Davis dan Golberg (1957), dua ilmuan dari Chicago Business School yang pertama kali memperkenalkan istilah agribisnis[4]:  agribisnis sebagai keseluruhan operasi yang meliputi produksi dan pemasokan input usahatani, produksi di usahatani, penyimpanan, pengolahan, dan distribusi produk-produk usahatani.
5)    Roy (1980), berbeda dengan keempat definisi yang disebut terdahulu: agribisnis sebagai ilmu tentang koordinasi penyediaan input, produksi, prosesing, dan distribusi produk pertanian.
Dalam semua definisi yang dikemukakan di atas ini terdapat dua kesamaan pokok, yakni: pertama, bahwa agribisnis mencakup seluruh proses dan aktivitas mulai dari produksi input usahatani sampai tibanya produk agribisnis di tangan konsumen. Dalam hal ini, agribisnis dipandang sebagai sebuah sistem yang dibangun oleh aktivitas-aktivitas bisnis. Kedua, aktivitas-aktivitas bisnis itu digolongkan menurut karakteristiknya masing-masing. Produksi input usahatani dibedakan dengan produksi dalam usahatani karena keduanya berbeda karakteristik; berbeda pula dengan aktivitas pengolahan hasil, jasa marketing, dan seterusnya. Kegiatan-kegiatan ini identik dengan entitas bisnis (business entity). Dari semua definisi agribisnis di atas ini, dapat dirumuskan sebuah definisi rangkuman, sebagai berikut.
Agribisnis, sebagai sistem, adalah keseluruhan rangkaian aktivitas bisnis  yang bertalian dengan pertanian, yang terkait secara fungsional antara satu dengan yang lain.
Agribisnis sebagai aktivitas, atau entitas bisnis, adalah semua jenis aktivitas yang bertalian dengan pertanian dan yang dijalankan dengan perhitungan untung-rugi secara finansial.
D.)  Jelaskan Pengertian Sosiologi ?
Definisi Sosiologi
Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang memiliki arti teman atau kawan, dan Logos memiliki arti ilmu pengetahuan. Permulaan definisi sosiologi ini dipublikasikan dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" yang di tulis oleh Auguste Comte {1798-1857}. Pada umumnya sosiologi lebih dipahami sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.
Masyarakat adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan, kepentingan bersama dan budaya. Sosiologi bertujuan mempelajari perilaku sosial masyarakat kegiatan masyarakat itu sendiri dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sosiologi merupakan pengetahuan tentang masyarakat yang tumbuh dari hasil pemikiran ilmiah yang bisa dikontrol secara kritis oleh orang lain. Kelompok atau masyarakat tersebut terdiri atas keluarga, negara, suku bangsa dan berbagai organisasi sosial, politik dan ekonomi.

Sosiologi adalah studi ilmiah tentang perilaku sosial manusia dan organisasi, asal-usulnya, lembaga dan pembinaan. Sosiologi adalah ilmu sosial, yang memakai bermacam metode penyelidikan empiris dan analisis kritis untuk menambah pengetahuan tentang kegiatan sosial manusia. Banyak sosiolog yang menyatakan, tujuan sosiologi adalah untuk mengadakan penelitian, yang bisa diterapkan secara langsung pada kebijakan sosial dan kesejahteraan, sedangkan sosiolog yang lain tetap fokus terutama pada memperbaiki pemahaman teoritis proses sosial. Subyek berkisar pada level mikro dari setiap instansi dan interaksi ke tingkat makro dari sistem dan struktur sosial.
Max Weber

Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.



Emile Durkheim
Sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari fakta-fakta social yaitu fakta-fakta atau kenyataan yang berisikan cara bertindak, cara perpikir dan cara merasakan sesuatu.

E.) Jelaskan Pengertian Sosiologi Industri ?
Pada hakikatnya sosiologi industri lebih menekankan pada perkembangan industri seiring dengan perkembangan masyarakat. Hal ini mengingat antara industri dan masyarakat mempunyai hubungan yang erat, karena adanya industri akan menimbulkan berbagai perubahan sosial dalam masyarakat. Misalnya dengan adanya industri, mata pencaharian hidup masyarakat berubah, dari sektor agraris menjadi sektor industri dengan bekerja sebagai buruh pabrik.

Sosiologi industri mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri. Beberapa materi yang dipelajari antara lain peranan industri dalam perubahan sosial, aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan pokok ekonomi (produksi, distribusi, dan konsumsi), serta hubungan industri dengan berbagai struktur yang ada dalam masyarakat.

2. A.) Apa Yang di maksud dengan Sistem ?
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliraninformasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

B.) Apa yang di maksud dengan Pendekatan Sistem ?
Pendekatan Sistem adalah Merupakan Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah dipahami, solusi alternative dipertimbangkan dan solusi yang dipilih bekerja.
C.) Apa yang di maksud dengan Tahapan Sistem ?
Tahap-tahap dan langkah-langkah pendekatan sistem :
· Tahap I : Usaha Persiapan
Langkah 1 : Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
2 : Mengenali sistem lingkungan.
3 : Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
· Tahap II : Usaha Definisi
Langkah 4 : Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
5 : Menganalisa bagian sistem dalam urutan tertentu.
· Tahap III : Usaha Solusi
Langkah 6 : Mengidentifikasi solusi alternatif.
7 : Mengevaluasi solusi alternatif.
8 : Memilih solusi terbaik.
9 : Menerapkan solusi terbaik.
10 : Membuat tindak lanjut bahwa solusi itu efektif.
3. Identifikasi / contoh Sistem yang ada pada  agroindustri ?
Contoh Elemen pengembangan kelembagaan agroindustri kopi
Dengan menggunkan pengumpulan para pakar dengan teknik delphi, di dapatkan sepuluh pelku penting yang harus di libatkan dalam pelaksaan sistem pada setiap elemen agroindustri kopi ini :
1.      Petani kopi
2.      Kelompok kopi
3.      Agroindustri kopi
4.      Pedagang pengumpul kopi
5.      Fasilitator
6.      Eksportir
7.       Kelembagaan keuangan dan bank
8.      Pemerintah daerah
9.      Perguruan tinggi dan litbang
10.  Pemerintah pusat


1.      Skema Sistem Industri kelapa





Admin
Admin Tingkat pendidikan kita terus berkembang, tapi literasi kian anjlok, sajian informasi dipenuhi Sampah. Itu Meta Motivasi Kita Bergerak.

Post a Comment for "Sosiologi Industri : Study Kasus Agribisnis Kelapa"