Oleh : Awin Buton
Inilah kami yang selalu
ditemani dengan para pemberi inspirasi,malam bagaikan tempat bagi inspirasi
berterbangan berhamburan, ketika penghuni dunia memejamkan mata.
Kami tetap eksis bagaikan
kelelawar yang tak tidur di malam hari, keadaan yang bagi kalangan pakar
kesehatan sering di kritik, tapi inilah kami yang hadir dengan tekad memburu inspirasi
malam.
Saat yang lain beristirahat kami
lebih memilih menghabiskan malam dengan berdiskusi dan mengkaji problem
keumatan bangsa dan negara yang bagi sebagian orang kadang terlewatkan dengan
sengaja.
kami tak bermaksud mengucilkan siapa-siapa karena sebab kita semua hanya debu yang
bertebaran dimuka bumi dan lagi kami tak perduli apa yang terjadi tak perduli
apa yang menghadang, inilah kami
Dengan kesederhanaan tempat bernaung
menikmati malam materi yang menjadi topik tak berujung bahkan ada yang
terlewatkan dari kami bahkan kita harus bisa memilah mana yang didahulukan mana
yang harus dilepas bebas bertebaran diatas hingga waktu bisa mempertemukan kita
lagi.
Sebab malam pasti berakhir dan
matapun tak mampu mengangkat walau hanya seberapa bulu yang menjadi beban
dipelopak. Ini tak menjadikan akhir pembahasan dan waktu tak mungkin berhenti
sebelum nafas memutus, jiwa pergi meninggalkan raga maka pembahasan masih tersimpan
dimalam-malam berikutnya.
Sampai bertemu di malam berikut
dengan hidangan kopi panas dan pembahasan yang lebih panas dari kopi. Wassalam
MANADO. Selasa 30 Januari 2018

Post a Comment for "Cerita Malam Kami"