Penulis : Ibnu Wahyu
Kekuasaan merupakan ladang bagi oknum-oknum yang memiliki tujuan untuk memenuhi segala kebutuhan yg diinginkannya. Kekuasaan bahkan telah menjadi fasilitas untuk memperkaya diri, membesarkan nama atau sejenisnya.,,
Berbagai macam cara akan dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mendapatkan kekuasaan tersebut, bahkan cara yang tidak baik sekalipun akan dilalui.,,
Kursi kepemimpinan adalah target utama untuk berkuasa. Tapi yang sangat disayangkan adalah adanya boneka yg diberi kursi namun sejatinya tidak berkuasa. Istilah yang lebih tepat yaitu "PEMIMPIN BONEKA". Istilah ini ditujukan untuk seseorang yg diberi kursi kepemimpinan, tapi hanya menjadi wayang bagi dalang dibelakangnya. Ia hanya menjadi perpanjangan tangan dari satu atau sekelompok orang yg memanfaatkan kekuasaan itu untuk kepentingan mereka sendiri.,,
Mereka (PEMIMPIN BONEKA) inilah yg dikatakan kepala berisi tapi sebenarnya diisi, leher berdasi tapi sebenarnya dikalungi. Apakah pemimpin yg seperti itu akan hancur??? Belum tentu!!!
Ingat perkataan Emha Ainun Najib : "Jangan lupa bahwa kalau para oknum mampu mengangkat boneka ke kursi singgasana, berarti mereka juga manguasai seluruh perangkat dan modalnya untuk bikin apa saja semau mereka".

Post a Comment for "Pemimpin Boneka"