![]() |
| Teringat kembali |
Rasa bahagia adalah reaksi manusia terhadap sebuah fenomena. Ditengah perlombaan yang mulai dipertontonkan oleh mereka yang berkuasa ada yang tertawa dan ada menangis.
Malam yang gelap dan dingin yang menyengat, banyak orang memilih untuk tidur sedangkan aku masih setia menemani mataku yang masih terbuka. Banyak cerita dan kisah yang sudah kita lewati bersama ditengah gelombang kehidupan penuh dengan misteri.
Ada canda dan tawa masih terdengar di telingaku bagaikan suara musik yang penuh irama, hari ini adalah waktu kita untuk menciptakan sejarah baru karena hari esok milik mereka yang masih bernafas.
Kita adalah generasi baru yang mencoba untuk mengulanggi jejak lama dengan berjuang melawan penindasan karena ketidak adilan yang masih berkuasa. Masih adakah diantara kita mau mati dengan cara yang tertindas bagaikan hewan yang tak tak mampu berpikir.
Mungkin Tuhan akan tersenyum ketika melihat ciptaan menjadi rakus dan tak bermoral, karena hanya sebuah nama dan kekuasaan saja mereka rela membunuh. Padahal yang mematikan dan menghidupkan itu kuasa Tuhan.
Semoga di masa akan negeri ini menjadi makmur dan sejahtera sehingga bisa mencapai cita-cita bangsa. Terlalu lama dan terlalu sakit apabila kita harus mengingat kembali apa yang pernah terjadi di masa lalu ketika para pahlawan bangsa berjuang melawan penjajahan.
Hari ini kita bisa bernafas di atas bumi Pertiwi berkat mereka yang berjuang menanamkan fondasi bangsa, agar bangsa ini punya arah dan tujuan yang jelas. Sehingga menjadi tanggung jawab bagi para pemimpin yaitu, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Salam Revolusi
Albiir.
Obi 17 Juni 2018.

Post a Comment for "Negeri Yang Hilang"