![]() |
| Sampul Buku Filsafat Ilmu - Ahmad Tafsir (dok:istilah/source Academia.edu) |
Saat awal belajar Filsafat saya begitu bingung untuk memulai darimana. Banyak istilah-istilah yang sulit dipahami dengar banyaknya cara dan metode untuk mempelajari. Namun saat mengikuti salah satu kegiatan, saya membaca buku Filsafat Ilmu karangan Ahmad Tafsir. Setelah membaca buku itu pengetahuan saya sedikit bertambah bahkan termotivasi untuk membaca buku Filsafat lainnya. Buku yang ditulis sangat sederhana untuk dipahami membuat kita cepat memahami dasar-dasar dari Filsafat Ilmu. Tentu ada baiknya kita sedikit membaca buku ini untuk dipelajari.
Ringkasan Buku Filsafat Ilmu- Ahmad Tafsir
Buku Filsafat Ilmu karya Ahmad Tafsir mangulas tentang konsep- konsep bawah dalam filsafat ilmu, semacam epistemologi, metodologi, ontologi, serta aksiologi. Novel ini mangulas gimana para ilmuwan membangun pengetahuan dengan memakai tata cara ilmiah.
Buku ini pula mangulas tentang bermacam paradigma ilmu pengetahuan, mulai dari positivisme, konstruktivisme, postmodernisme, sampai feminisme. Tafsir menyoroti berartinya menguasai paradigma ilmu pengetahuan sebab paradigma tersebut pengaruhi metode para ilmuwan memandang dunia serta membuat keputusan.
Tidak hanya itu, bku ini pula mangulas tentang masalah- masalah dalam filsafat ilmu, semacam permasalahan indeterminasi, permasalahan objektivitas, permasalahan verifikasi, serta permasalahan kebenaran. Tafsir mangulas bermacam pemikiran filosofis tentang masalah- masalah tersebut serta membagikan pemikiran alternatif tentang metode menuntaskan permasalahan tersebut.
Buku Filsafat Ilmu karya Ahmad Tafsir sesuai buat mahasiswa serta akademisi yang tertarik dengan filsafat ilmu serta mau menguasai konsep- konsep bawah dan masalah- masalah dalam ilmu pengetahuan.
Biografi Penulis novel Filsafat Ilmu- Ahmad Tafsir
Sayyid Ahmad Tafsir( lahir pada tahun 1951) merupakan seseorang filsuf serta intelektual Muslim populer dari Indonesia. Dia diketahui selaku salah satu tokoh filsafat kontemporer Indonesia yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu filsafat di Indonesia.
Tafsir menempuh pembelajaran sarjana di Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negara( UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta serta setelah itu melanjutkan pembelajaran magister serta doktor di bidang filsafat di Universitas Indonesia.
Sepanjang karirnya, Tafsir sudah mengajar di sebagian universitas terkemuka di Indonesia, semacam UIN Sunan Kalijaga, Universitas Gadjah Mada, serta Universitas Indonesia. Dia pula jadi anggota Dewan Studi Nasional( DRN) serta anggota Komite Nasional Indonesia buat UNESCO.
Tafsir sudah menulis banyak buku tentang filsafat, tercantum Filsafat Ilmu, yang diterbitkan pada tahun 2008. Buku ini sudah jadi rujukan utama di bidang filsafat ilmu di Indonesia serta memperoleh banyak apresiasi dari golongan akademisi serta mahasiswa.
Tidak hanya itu, Tafsir pula sudah menciptakan banyak postingan serta makalah tentang bermacam topik filsafat, semacam epistemologi, ontologi, serta metodologi. Karya- karya Tafsir membagikan sumbangan besar dalam pertumbuhan filsafat di Indonesia serta pula jadi inspirasi untuk banyak orang buat meningkatkan pemikiran filosofis mereka sendiri.
Point - Point Berarti Dalam Buku Filsafat Ilmu yang Ditulis Ahmad Tafsir
Buku Filsafat Ilmu karya Ahmad Tafsir bisa dikaji dari sebagian sudut pandang. Berikut merupakan sebagian kajian yang bisa dicoba terhadap novel tersebut:
Epistemologi: buku ini mengupas secara mendalam tentang epistemologi ataupun teori pengetahuan. Tafsir mangulas bermacam pemikiran serta konsep- konsep berarti dalam epistemologi, semacam kebenaran, verifikasi, serta objektivitas. Kajian tentang epistemologi bisa menolong pembaca menguasai gimana pengetahuan diciptakan, divalidasi, serta diterapkan dalam ilmu pengetahuan.
Paradigma ilmu pengetahuan: Novel ini mangulas bermacam paradigma ilmu pengetahuan yang terdapat, semacam positivisme, konstruktivisme, postmodernisme, serta feminisme. Kajian tentang paradigma ilmu pengetahuan bisa menolong pembaca menguasai gimana paradigma tersebut pengaruhi metode para ilmuwan memandang dunia serta membuat keputusan.
Masalah- masalah dalam ilmu pengetahuan: Novel ini mangulas bermacam permasalahan dalam ilmu pengetahuan, semacam permasalahan indeterminasi, permasalahan objektivitas, permasalahan verifikasi, serta permasalahan kebenaran. Kajian tentang masalah- masalah dalam ilmu pengetahuan bisa menolong pembaca menguasai gimana filosofi ilmu pengetahuan bisa menolong menuntaskan masalah- masalah tersebut.
Aksiologi: Novel ini pula mangulas tentang aksiologi ataupun teori nilai. Tafsir mangulas tentang gimana nilai- nilai pengaruhi pengembangan ilmu pengetahuan serta gimana nilai- nilai tersebut wajib diterapkan dalam aplikasi ilmiah. Kajian tentang aksiologi bisa menolong pembaca menguasai gimana etika serta moralitas bisa diterapkan dalam ilmu pengetahuan.
Secara totalitas, kajian terhadap buku Filsafat Ilmu karya Ahmad Tafsir bisa menolong pembaca menguasai bermacam konsep- konsep bawah dalam filsafat ilmu, tercantum epistemologi, paradigma ilmu pengetahuan, masalah- masalah dalam ilmu pengetahuan, serta aksiologi. Kajian tersebut bisa menolong pembaca meningkatkan pemikiran filosofis mereka sendiri serta menguasai gimana filsafat bisa diterapkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan

This comment has been removed by the author.
ReplyDelete