zmedia

Perkenalan Tak Langsung


Oleh : Awin Buton

Sepak bola sudah menjadi olahraga populer (merakyat) yang digemari dari kaum anak-anak hingga dewasa. Desaku adalah desa kecil di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara yang lumayan terpencil, hampir tiap sore lapangan bola selalu penuh dengan orang-orang yang main bola. Bahkan di bulan puasa Ramadhan pun, masih saja tiap sore lapangan bola itu penuh dengan para penggila sepak bola.
Yang teringat, waktu itu mainnya dengan bola plastik dan kondisi lapangan yang berbedah jauuuuh dari lapangan sering kita lihat di media ditambah permainan yang tak memakai wasit, aturannya tergantung kesepakatan dilapangan, rentan waktu yang tak ditentukan membuat permainan akan berakhir jika telah terjadi perkelahian atau telah terdengar suara adjan dimasjid/musallah. hehehe

Jangan bilang didesa tidak berisiko tinggi, kondisi lapangan yang jauh dari kata layak dan ada saat dimana pertandingan mulai memanas karena terjadi kekasaran dan ujung-ujungnya perkelahian antar pemain sering terjadi yang tak terjadi ialah pemukulan terhadap wasit karena memang tak pakai wasit hehehe

Walaupun terjadi perkelahian tetaplah hari berikut di jam yang sama dengan pemain yang sama selalu datang dengan atributnya dan senyum yang menandakan bawa saya siap bermain lagi. Jika ada yang tanya kenapa main lagi? Ya karena kejadian seperti kemarin sudah BIASA hehe..

Inilah kesederhanaan yang ditunjukan didaerah saya klau ada yang tak percaya datangi saja dan buktikan sendiri, hhehe klaupun saudara mau mencoba membuat pembuktian saya akan mencoba membantu dalam menentukan arahnya hingga kedaerah saya. Saudara bisa melakukan perjalanan melewati kapal laut atau kapal terbang, saya akan mencoba mengambil sampel arah dari daerah tempat saya berpijak sekarang. Manado.

Saya sarankan saudara memilih melalui jalur kapal karena ini yang paling saya senangi karna saudara akan merasakan seperti cristovel columbos, Penemu benua Amerika, Marcopollo penjelajah dunia ataupun Laksamana Cheng Ho hehehhe..
Moment persinggahan di Pelabuhan Kota Ternate

Saudara bisa mendapatkan Tiket disekitaran wilayah 45 tepat dibawah Jembatan Soekarno Manado. Dengan tiket berkisar 450 RIBU Saudara akan melakukan perjalanan dan melakukan persinggahan dipelabuhan ternate dan saudara bisa menikmati dua gunung dan sampan nelayan yang berada di uang seribu rupiah keluaran lama, hehehehe dan kapal akan melakukan perjalanan langsung ke Kabupaten Kepulauan Sula (Sanana).

Dan untuk jalur pesawat contohnya dari manado saudara hanya merogok kocek seharga 450- 500 RIBU untuk sampai ke Bandara BABULA Ternate selanjutnya saudara harus mencarter pesawat berukuran kecil/wings yang berkisar sejutaan untuk bisa melanjutkan perjalanan ke Kab Kep Sula (SANANA)
Selamat Mencoba Sanohi

MANADO 24 maret 2016

Post a Comment for "Perkenalan Tak Langsung"