![]() |
| Gambar waktu |
Cerita lama terukir kembali, setelah satu tahun lamanya. Akhirnya, aku bisa bersilaturahmi lagi. dan momentum lebaran menjadikan pertemuan yang penuh Harmonis. Semua orang pasti menginginkan hal yang sama yaitu, menikmati Lebaran Idul Fitri bersama keluarga karena di sana Rindu dan Cinta akan mencair dan mengalir dengan sendirinya. Bagi saya keluarga adalah Anugerah yang Tuhan berikan untuk melengkapi keindahan di dunia dan kedua orang tua merupakan cerminan hidup yang tak henti-hentinya memancarkan cahaya kepada kita, mulai dari kita membuka mata hingga menutupnya kembali.
Cahayanya tetap terang walaupun badai datang menghadang karena mereka adalah sandaran hidup dan Inspirasi ketika kita sedang letih, tidak ada kehidupan tanpa cahaya dan tidak ada kebahagiaan tanpa mereka. Maka, penuhilah panggilannya selagi kita masih punya kesempatan untuk menatap wajahnya dan berjabat tangan dengannya. Karena hidup ini hanya sementara jadi manfaatlah waktu sehat kita sebaik mungkin, belum tentu kita masih diberi kesempatan yang sama untuk kedua kalinya.
Dalam mengarungi samudera biru terkadang kita diperhadapkan dengan berbagai macam pilihan yang menuntut kita untuk memilih antara, kebaikan dan kebenaran. Tapi, yang perlu dipahami adalah dari semua keputusan yang kita ambil tujuannya cuman satu yaitu, mencari kebahagiaan, karena kata Socrates tujuan hidup manusia adalah mencari kebahagiaan. Dan bagi saya kebahagiaan di dunia adalah berkumpul bersama-sama dengan keluarga di waktu lebaran, karena cuman itu yang bisa kita berikan atau hanya kehadiran yang bisa membalas kebaikan mereka selama ini. Memang untuk membalas kebaikan kedua orang, pemberian dalam bentuk apapun tidak akan pernah cukup, karena bagi saya mereka adalah Tuhan di dunia sehingga kata Nabi Muhammad Saw bahwa, Surga ada di bawa telapak kaki Ibu. Maka, buat mereka tersenyum dan tertawa selagi mereka masih diberi nafas kehidupan oleh Allah SWT dan masih bisa bersama-sama dengan kita di dunia.
Sahabat dan cinta juga merupakan bagian dari panorama kehidupan di dunia, karena mereka adalah kekayaan yang Tuhan berikan kepada kita. Maka, perlu kita Syukuri agar di setiap momentum pertemuan yang melahirkan canda dan tawa selalu diberkahi oleh Allah SWT. Amiin. Dan semoga mereka semua selalu diberikan nikmat kesehatan dan nikmat panjang umur, dan yang belum dapat jodoh semoga cepat dapat jodoh. Hehehe, karena yang buat artikel ini juga belum menikah tapi Alhamdulillah jodoh sudah ada. Dan muda-mudahan semua keinginannya dapat tercapai dengan mudah. Amiin
Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.
Ternate 2 Juni 2019
Sarifudin Tidore.
Al biir.

Post a Comment for "Momentum Lebaran Mencairkan Rindu dan Cinta"